Redaksi SAH

Pertahankan Status Kampus Hijau UTU Kurangi Kenderaan Masuk Kampus

Featured, Kampus Hijau, Pilihan, UI Green Metric, Universitas Teuku Umar

MEULABOH | SAH – Universitas Teuku Umar (UTU), Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat tercatat sebagai kampus hijau ke-22 di Indonesia dan kampus penerima UI Green Metric. UTU kini giat menekan emisi, salah satunya dengan cara mewajibkan mahasiwa, dosen, dan civita akademik berboncengan ke kampus, sehingga jumlah kenderaan yang masuk kampus UTU terbatasi.

Rektor UTU Ishak Hasan mengungkapkan, salah satu indicator kampus hijau adalah bagaimana mengurangi emisi, sehingga UTU memberlakukan kebijakan mengurangi kendaraan masuk ke kampus, karena kendaraan yang terlalu banyak masuk kampus dapat menimbulkan polusi.

Namun kata Ishak Hasan, aturan itu masih dalam tahap sosialisasi kepada seluruh warga kampus, dengan harapan melahirkan stigma positif, bahkan ini menjadi peran pihak satuan pengamanan (Satpam) untuk memastikan kebijakan itu terimplementasi.  

Bagi para mahasiswa, dosen dan juga pimpinan yang melanggar tidak akan diberikan sanksi tindakan terlebih dahulu, tetapi hanya akan diberikan teguran terlebih dahulu.  

“Kita tidak terlalu ketat juga, ada pertimbangan khusus karena kendaraan umum juga tidak masuk ke kampus dan transportasi publik juga terbatas, maka dari itu kita menghimbau saja dahulu jadi kalau bisa berboncengan ya berboncengan, tapi kalau berkendara sendiri karena jaraknya terlalu jauh kita masih berikan dispensasi,” ujar Ishak.  

Dikatakan, meskipun ada kebijakan wajib berboncengan bagi pengendara yang masuk ke kampus, bukan berarti pihaknya membenarkan pria dan wanita yang bukan muhrim untuk berboncengan berdua karena itu melanggar syariat Islam. Sebab, Aceh adalah provinsi yang melaksanakan syariat Islam dan kebijakan yang ada tentu harus sesuai. Selain untuk mengurangi polusi serta menjaga predikat sebagai UI Green Metric, aturan wajib berboncengan tersebut juga bertujuan untuk menertibkan kendaraan ataupun lalu lintas yang ada di kampus.   “Karena sekarang ini kendaraan roda dua kan semakin banyak dan kampus kita ini kan terbatas lahan parkirnya jadi kalau bisa dikurangkan lewat pembatasan kendaraan itu kan lebih bagus,” pungkasnya.[]

Leave a Comment