BANDA ACEH | SAH – Sebanyak 4.317 aparat gabungan melakukan pengamanan pergantian tahun baru di Aceh, terdiri dari 2.531 personil Polri dan 1.886 personil TNI. Malam pergantian tahun 2023-2023 berlangsung aman di seluruh Aceh.
Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Achmad Marzuki ikut memonitoring malam pergantian tahun di Posko Induk Malam Tahun Baru 2024 di kawasan Simpang Lima, Kota Banda Aceh, Minggu malam, 31 Desember 2023.
“Kami optimis, dengan dukungan dari Polda dan Kodam Iskandar Muda situasi Kamtibmas di Aceh terkendali. Insya Allah malam pergantian tahun di Aceh berlangsung aman, tertin dan terkendali,” kata Achmad Marzuki.
Hal yang sama juga disampaikan Kapolda Aceh Irjen Pol Achmad Kartiko, ia menjelaskan, secara umum situasi Aceh pada malam pergantian tahun aman dan kondusif. Sebagai upaya antisipasi, sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Polda Aceh menggelar Operasi Lilin Selawah.
Menurutnya, secara umum situasi keamanan Aceh aman dan kondusif. Pada Operasi Lilin Seulawah 2023 ini, untuk pengamanan Natal dan Malam Tahun Baru 2024, kami menerjunkan sebanyak 2.531 personil. Polda Aceh sudah melakukan pengamanan kegiatan masyarakat yang sifatnya insidentil, seperti di Kawasan Simpang Lima ini, di Kawasan Masjid Raya Baiturrahman dan Lapangan Blang Padang.
“Ada 25 Pos Pengamanan, 23 Pos Pelayanan dan 1 Pos Terpadu. Total ada 49 pos yang kita bentuk dengan dukungan dari TNI, dari Pemda seperti Dinas Perhubungan, Jasa Raharja dan lainnya. Itu semua kita bentuk dan tersebar di seluruh lokasi-lokasi kegiatan masyarakat,” jelas Kapolda.
Pada kesempatan yang sama, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya menjelaskan, untuk mendukung pengamanan malam tahun baru, Kodam Iskandar Muda menerjunkan 450 personil, yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Aceh.
“Selain 450 personil yang kita terjunkan untuk mendukung pengamanan Malam Tahun Baru 2024, Kami juga mempersiapkan Banpur sebanyak 1.886 personil yang tersebar di seluruh Aceh,” ujar Pangdam.
Sementara itu, terkait bantuan kepada masyarakat terdampak banjir di sejumlah titik di Aceh, Pangdam menjelaskan, selama ini Kodam IM telah terlibat bersama Pemda dan telah memerintahkan personil untuk mendirikan dapur umum dan memberikan bantuan lainnya untuk warga terdampak banjir. “Insya Allah, malam pergantian tahun di Aceh berjalan kondusif, dan dukungan penanganan masyarakat terdampak banjir pun masih terus kita lakukan,” kata Pangdam.[]



