JAKARTA | SAH — Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Pusat melakukan rapat teknis menyangkut pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Tahun 2024 Aceh – Sumatera Utara (Sumut), Senin, 29 Januari 2024 di Gedung KONI Pusat.
Ketum KONI Pusat Marciano Norman meminta agar PB PON dapat terus meningkatkan koordinasi dan kualitas kerja jelang 233 hari pembukaan PON 2024.
“Terima kasih dan penghargaan kepada Ketua PB PON wilayah Aceh maupun Sumatera Utara, atas progres yang telah kita capai sampai hari ini,” kata Marciano.
Marciano mengatakan bahwa rencana induk yang disampaikan oleh PB PON Wilayah Aceh dan Sumut beberapa waktu lalu, telah diserahkan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) pada 23 Januari lalu. ia juga meminta PB PON masing-masing wilayah, Marciano agar mengadakan rapat berkala untuk memantau progres dan menetapkan rencana tindaklanjut di waktu yang masih tersisa.
“Salahsatunya terkait pembahasan perlengkapan dan peralatan pertandingan. Diperlukan rapat antara KONI Pusat, PB PON XXI wilayah Aceh dan Sumut dengan Kemenpora, untuk menentukan mana yang ditanggung APBN dan APBD,” sebut Marciano.
Sementara itu Wakil Ketua Umum (Waketum) I KONI Pusat Mayjen TNI Purn Dr. Suwarno mengingatkan, agar segera dilakukan pemetaan akomodasi di sekitar venue, mengingat banyaknya kontingen yang sudah mencari penginapan untuk PON XXI tahun 2024.
Rapat diikuti oleh Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) Wilayah Aceh dan Sumut. Dari Aceh dihadiri oleh Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Achmad Marzuki bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Aceh M. Nasir Syamaun MPA, Kadis Kominfo Aceh Marwan Nusuf, Kabid Pendapatan BPKA Saumi Elfiza, serta Kepala Biro Umum Setda Aceh T. Adi Darma.
Achmad Marzuki menyampaikan laporan dan rencana tindaklanjut terkait persiapan PON 2024. Ia menegaskan, selain sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi, Aceh menargetkan untuk mewujudkan dampak berkesinambungan pasca pelaksanaan PON.
“Mohon dari KONI Pusat, pasca PON ini, kami berusaha agar semua venue bisa berdampak ke pembinaan olahraga di Aceh. Terkait venue, disampaikan juga bahwa pada Juli mendatang sudah akan dilaksanakan uji coba,” jelas Achmad Marzuki.[]



