Redaksi SAH

Kisah Sukses CEO Twibbonize yang Baru Jadi Sarjana di USK

Featured, Pilihan, Universitas Syiah Kuala

BANDA ACEH | SAH – Pendiri dan CEO Twibbonoze Muhammad Mulkan merupakan lulusan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahauan Alam (FMIPA) Universitas Syiah Kuala. Anak muda berprestasi ini baru saja diwisuda pada Kamis, 21 Februari 2024 di AAC Dayan Dawood.

Rektor USK Prof Marwan menjelaskan,  Muhammad Mulkan adalah satu dari banyak mahasiswa yang sudah, sedang dan akan dihasilkan oleh USK sebagai SDM yang unggul. Kesuksesan Mulqan di dunia kewirausahaan teknologi sejak masih kuliah, menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk meneruskan bahkan melampaui di berbagai bidang.

Muhammad Mulkan dalam pidatonya mewakili wisudawan mengungkapkan, Twibbonize adalah platform inovatif yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah membuat dan membagikan Twibbon untuk mendukung berbagai kampanye sosial dan acara khusus menjadi lebih terlihat dan mendukung. Karena popularitasnya yang terus berkembang, jumlah trafik ke Twibbonize.com pun meningkat dengan pesat.

“Ada tiga hal penting yang berkontribusi dalam kehidupan saya. Pertama, keberuntungan. Kedua, mencari peran dalam masyarakat, fokus padanya, dan konsisten. Ketiga, doa serta dukungan dari orangtua,” jelasnya.

Gelar Sarjana Komputer (S.Kom) dari Prodi Informatika, FMIPA USK diperleh Muhammad Mulkan tanggal 3 Oktober 2023. Tugas akhirnya berjudul: Perancangan Arsitektur Backend Microservice Pada Twibbonize.com Dalam Upaya Mengatasi Jumlah Trafik Yang Tinggi. Sebelum tiba di garis finish studi S1, sesungguhnya Mulqan juga banyak ditimpa kegagalan.

Ia pernah gagal diterima di percobaan pertama pada Prodi Informatika USK, lantas mengambil gap year untuk persiapan lebih matang, setelahnya ia diterima. Begitu pula dengan proyek-proyek ‘Startup-wannabe’ yang pernah ia inisiasi, banyak diantaranya yang tidak berjalan sesuai rencana, seperti pembuatan portal informasi event mahasiswa dan layanan perbaikan elektronik on-demand. Namun, Mulqan tidak melihat itu sebagai kegagalan semata, melainkan bagian penting dari perjalanan pembelajaran saya.

“Dan akhirnya, semua itu membawa saya ke Twibbonize. Kisah ini mungkin tidak sepesona perjalanan Mark Zuckerberg dengan Facebook atau Nadiem Makarim dengan Gojek. Saya bahkan percaya ada di antara teman-teman yang memiliki cerita lebih layak untuk dibagi. Namun, bagi saya, yang berasal dari keluarga sederhana, Twibbonize merupakan pencapaian yang sangat berarti,” tuturnya.

Muhammad Mulqan menambahkan, proyek Twibbonize bermula dari sebuah ide sederhana untuk membantu seorang teman, yang kemudian berkembang menjadi usaha pertamanya yang berhasil menghasilkan keuntungan. Sebelum wisuda, Mulqan telah banyak memberikan materi dan motivasi di seminar yang diadakan oleh banyak kalangan.[]

Leave a Comment