Redaksi SAH

Transformasi Digital Dorong UMKM Go Export

Bank Indonesia, Featured, Transformasi Digital, UMKM Go Export

JAKARTA | SAH — Transformasi digital menjadi salah satu pilar utama mendorong Usaha Mikro Kecil Menangah (UMKM)  masuk pasar global dan membentuk ekosistem usaha yang inklusif dan berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung dalam Talk Over Coffee yang mengangkat tema SMEs Go Digital: Bring Indonesia SMEs to The World di Jakarta, Sabtu, 3 Agustus 2024.

Juda mengungkapkan, langkah tersebut membuka peluang baru bagi pelaku usaha UMKM menembus pasar global dan berinovasi dalam meningkatkan kualitas produknya.  Pelaku usaha UMKM didorong untuk go digital dan membangun  kesadaran mengelola eksistensi UMKM di media sosial, mengoptimalkan pemanfaatan platform e-commerce berorientasi global, dan menggunakan kanal pembayaran digital.

Terobosan tersebut  jika diiringi upaya  UMKM dalam memahami preferensi konsumen dan kondisi pasar global, melakukan perencanaan produksi dan manajemen rantai pasokan untuk memenuhi permintaan pasar dengan berkelanjutan akan mendorong UMKM masuk ke pasar global (go export).

“Guna memperkuat aspek pemasaran, UMKM harus membangun brand yang kuat dengan menonjolkan kualitas, keunikan, dan nilai tambah produk untuk menciptakan positioning di kancah global,” jelas Juda.

Baca Juga: Digitalisasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah

Juda menambahkan, BI secara konsisten melakukan langkah – langkah untuk mendorong UMKM Go Digital dan Go Export, dengan 4 hal yang terus diupayakan. Pertama, penguatan kurasi yang sejalan dengan permintaan dan persyaratan pasar global yang didasarkan pada market intelligence. 

Kedua, akses promosi ke pasar global melalui berbagai kegiatan promosi perdagangan domestik dan internasional termasuk penyelenggaraan Karya Kreatif Indonesia, perluasan trading house seperti Indonesia House of Beans di Tokyo, Malaysia, Singapura, serta pembentukan Indonesia SME (Small Medium Enterprises) Hub yang memiliki sejumlah fitur unggulan seperti penyediaan informasi ekspor dan market intelligence serta memungkinkan UMKM untuk dapat berkomunikasi langsung dengan pembeli dari pasar luar negeri.

Ketiga, literasi digital yang merupakan kunci bagi UMKM untuk memanfaatkan teknologi dengan efektif, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko fraud. Keempat, edukasi untuk mendorong UMKM menuju pasar ekspor diantaranya melalui sejumlah modul UMKM Go Export yang berisi potensi usaha, trend pasar, strategi, peluang, prosedur, persyaratan, serta tips dan trik lainnya.

“Langkah-langkah tersebut tidak terlepas dari dukungan kolaborasi dan sinergi antara Bank Indonesia bersama Pemerintah, otoritas terkait, industri, pelaku usaha UMKM, masyarakat dalam mewujudkan UMKM Go Digital dan Go Export,” jelasnya.[]

Leave a Comment