BANDA ACEH | SAH — Warga Gampong Cot Lamkuweuh Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh Mengadakan Peringatan Gempa dan Tsunami Aceh pada Senin, 12 Mei 2025.
Kegiatan yang dipusatkan di meunasah gampong tersebut diikuti oleh ratusan warga. Peringatan dilakukan dengan cara berdoa, tahlil, samadiah, dan penyampaian tausiyah yang dipimpin oleh Imam Meunasah Gampong Cot Lamkuweuh, Tengku Ishak Muhammad.
Panitia Peringatan Gempa dan Tsunami Gampong Cot Lamkuweuh, Irwansyah mengatakan bahwa pihaknya melakukan peringatan tsunami berdasarkan penanggalan Arab. Berdasarkan kalender Hijriah gempa dan tsunami Aceh terjadi pada tanggal 14 Zulkhaidah. “Hari ini 14 Zulkhaidah, makanya kami mengadakan peringatan tsunami hari ini,” jelasnya.
Baca Juga: 600 Anak Aceh Besar Ikut Pergelaran Seni Himpaudi
Keuchik Cot Lamkuweuh Misbahuddin mengatakan bahwa warga desa yang dipimpinnya selalu mengadakan peringatan Tsunami dengan menggunakan kalender Hijriah.
“Ini merupakan kebiasaan gampong kami, dan sudah menjadi ketetapan bahwa setiap peringatan Tsunami kami laksanakan berdasarkan kalender hijriah. Tsunami adalah peristiwa besar bagi dunia, dan gampong kami adalah salah satu desa yang terdampak paling parah, karena sangat dekat dengan laut,” jelas Misbahuddin.
Misbahuddin mengatakan bahwa sekalipun rasa sedih kehilangan keluarga masih terasa sampai sekarang, akan tetapi warga yang dipimpinnya sudah benar-benar ihklas.
“Kami mempercayai sepenuh hati bahwa gempa dan tsunami itu cobaan dari Allah SWT, jadi segala sesuatu yang datang dari Allah, tentu saja yang terbaik bagi umatnya, dan selalu ada hikmah di balik itu semua,” ujarnya.
Gampong Cot Lamkuweuh berada haya sekitar 200 meter dari Pantai Uleelheu. Ketika gempa dan tsunami terjadi pada 36 Desember 2004, Cot Lamkuweuh rata dengan tanah. Sementara penduduk hang terisa ketika itu hanya sekitar 10 persen.[]



