SAWANG | SAH — Badan Reintegrasi Aceh (BRA) menyalurkan 50 paket bantuan perlengkapan sekolah kepada siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Aceh Utara, di Kecamatan Sawang. Bantuan disalurkan sebagai bentuk kepedulian terhadap pelajar yang terdampak musibah banjir.
Ketua Badan Reintegrasi Aceh (BRA) Jamaluddin SH, M.Kn, Jumat, 23 Januari 2026 menjelaskan, Paket bantuan perlengkapan sekolah tersebut dikumpulkan dari partisipasi dan kepedulian personalia serta staf di lingkungan Badan Reintegrasi Aceh. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar siswa dalam menunjang kegiatan belajar pascabencana.
Jamaluddin berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para pelajar, serta bisa membantu kebutuhan dasar bagi pelajar untuk memulai kembali proses pembelajaran.
“Meskipun tidak banyak, namun ini adalah bentuk kepedulian kami untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak musibah banjir. Saya mengajak semua kita untuk peduli pada Pendidikan anak-anak, karena seperti pesan Ali bin Abi Thalib bahwa kekayaan yangg paling utama yaitu akal, tiada keadaan yang paling menyedihkan anak-anak yang lagi berkembang tidka mendapatkan Pendidikan dan tiada warisan yang lebih baik yaitu kecerdasan,” jelas Jamaluddin.
Sementara itu, Guru MIN 2 Aceh Utara Nurboiti S.Pd yang langsung menerima bantuan perlengkapan sekolah tersebut, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Badan Reintegrasi Aceh atas bantuan yang telah diberikan.
“Bantuan ini sangat berarti bagi para siswa kami yang terdampak bencana banjir, sehingga mereka dapat kembali melanjutkan proses belajar dengan lebih lancar,” ungkapnya.
BRA juga menegaskan bahwa distribusi bantuan perlengkapan sekolah akan terus diupayakan ke wilayah lain yang terdampak bencana, sebagai bagian dari kepedulian terhadap masyarakat korban bencana hidrometeorologi di Aceh.[]



