BANDA ACEH | SAH – Pang Ulee Komando Aneuek Muda Alam Peudeueng (Komandan) Al Asyi Tuanku Warul Waliddin mengajak masyarakat Aceh di Jakarta untuk menghadiri aksi damai menuntut keadilan untuk Aceh.
Ajakan itu disampaikan menanggapi disetujuinya Plan of Development (PoD) I Lapangan Tangkulo Blok South Andaman oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang dinilai merugikan Aceh. Akdi damai akan dilaksanakan pada Kamis, 25 Juni 2026 di Kementerian ESDM, Jakarta.
Menurut Tuanku Warul Waliddin, masyarakat Aceh memiliki hak moral dan konstitusional untuk memperjuangkan pengelolaan sumber daya alam yang lebih berkeadilan bagi rakyat Aceh. Selama puluhan tahun, hasil kekayaan alam Aceh telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan nasional. Oleh karena itu, sudah saatnya Aceh memperoleh porsi manfaat yang lebih adil demi kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyatnya.
“Kita hadir bukan untuk mengambil hak daerah lain, apalagi hak bangsa lain. Yang kita perjuangkan adalah hak rakyat Aceh atas kekayaan alam yang dianugerahkan Allah SWT di tanah warisan para leluhur kita. Aceh harus dapat menikmati manfaat yang lebih besar dari sumber daya yang berada di wilayahnya sendiri,” ujar Tuanku Warul Waliddin.
Tuanku Warul Waliddin juga menegaskan bahwa perjuangan ini harus dilakukan secara damai, bermartabat, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Persatuan seluruh elemen masyarakat Aceh menjadi kunci untuk memperjuangkan masa depan generasi Aceh yang lebih baik.
“Hari ini kita harus bersatu. Bukan hanya untuk diri kita, tetapi untuk masa depan anak cucu Aceh. Kita ingin melihat Aceh maju, mandiri, dan sejahtera dengan memanfaatkan potensi yang Allah SWT karuniakan kepada negeri ini.”
Lebih lanjut, Tuanku Warul Waliddin juga mengingatkan bahwa apabila Aceh memperoleh manfaat yang lebih besar dari sumber daya alamnya, maka Pemerintah Aceh harus menunjukkan komitmen kuat terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, profesional, dan akuntabel.
“Perjuangan mendapatkan hak harus diiringi dengan kesiapan mengelolanya secara amanah. Rakyat Aceh berhak menikmati berkah dan rahmat Allah SWT ini dengan penuh rasa syukur, melalui pembangunan yang berkeadilan dan kesejahteraan yang nyata.”
“Melalui momentum aksi damai ini, Komandan Al Asyi mengajak seluruh masyarakat Aceh di Jakarta untuk menunjukkan solidaritas dan kepedulian terhadap masa depan Aceh dengan hadir secara tertib, damai, dan penuh tanggung jawab. Aceh tidak meminta lebih dari haknya. Aceh hanya meminta keadilan,” pungkasnya.[]


