Thursday, 22 October 2026

Suara Aceh Headline

Informatif, Edukatif, Solutif

Internasional

Dakwah International Conference Pencerah dan Solusi Bencana

Dakwah International Conference (DAICON) ke IV, forum ilmiah ini bertajuk 'Mental Health, Spirituality, and Community Resilience'. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Prof Ali Hasjmy, Kamis (22/10/2026).
Dakwah International Conference (DAICON) ke IV,berlangsung di Auditorium Prof Ali Hasjmy, Kamis (22/10/2026). Foto: IST

BANDA ACEH | SAH — Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh gelar Dakwah International Conference (DAICON) ke IV, forum ilmiah ini bertajuk ‘Mental Health, Spirituality, and Community Resilience’. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Prof Ali Hasjmy, Kamis (22/10/2026).

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Ar-Raniry, Prof Dr Muhammad Yasir Yusuf, MA dalam sambutannya menyebut, bahwa ada dua hal utama yang mendasar terkait tema konferensi yang diusung, yaitu dakwah sebagai Pencerahan dan Solusi Sosial, dan dakwah membutuhkan keteladanan dan kedamaian spiritual serta solusi bencana.

Menurutnya, merujuk pada firman Allah SWT dalam Surah Ali ‘Imran ayat 104, bahwa dakwah hadir untuk membahagiakan dan memberikan jalan keluar bagi persoalan masyarakat. dijelaskan, dakwah tidak terbatas pada mereka yang berdiri di atas mimbar, melainkan siapa saja yang mampu memberi pencerahan, membawa perubahan hidup menjadi lebih baik, membenahi pergaulan, serta menjadi teladan bagi sesama.

Selanjutnya, Yasir Yusuf mengungkapkan, dakwah membutuhkan keteladanan dan kedamaian spiritual, Ia berharap Fakultas Dakwah dan Kumunikasi UIN Ar-Raniry tidak hanya menyampaikan ilmu secara teoritis, tetapi juga menjadi contoh konkret dalam tindakan nyata.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana, Reza Muttaqin menyebutkan, DAICON-IV menghadirkan delapan akademisi dari tiga negara, yaitu Indonesia, Malaysia dan Kirgistan, serta diikuti 250 peserta yang terdiri atas dosen dan mahasiswa di lingkungan UIN Ar-Raniry.

Reza menyebutkan, delapan narasumber tersebut antara lain Iskandar, PhD (Indonesia), Dr Jauhari Hasan, MSi, (Indonesia), Amirbek Bektashov (Kirgistan), serta Puan Siti Fatimah Abdul Ghani, Prof Madya Dr Siti Aqlima Ahmad, Dr Fazilah Husin, Shari bin Man Abdul Rahman, Hj Muhammad Ilyas bin Hj Muhammad Saleh (dari Malaysia).

Sementara itu, Dekan FDK UIN Ar-Raniry, Prof Dr Jasafat, MA mengungkapkan bahwa tema DAICON-IV tahun 2026 ini salah satunya terkait dengan solusi bencana, hal tersebut belajar dari pengalaman terjadinta bencana dalam beberapa dekade terakhir.

Jasafat menyatakan bahwa penanganan tidak boleh hanya berfokus pada rekonstruksi fisik semata, melainkan juga harus diisi dengan pemulihan mental, spiritual, dan penyediaan referensi yang relevan.

“Di situlah dakwah memegang peranan yang sangat penting dalam hidup dan kehidupan masyarakat”, pungkasnya.[]

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *