BANDA ACEH | SAH – Dewan Mahasiswa (Dema) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry, Banda Aceh mempertanyakan layanan Bank Syariah Indonesia (BSI) yang sempat bermasalah, mulai dari persoalan ATM hingga layanan m-banking yang sempat ngadat.
Hal itu dipertanyakan langsung perwakilan Dema UIN Ar Raniry kepada Regional CEO BSI Aceh, Wisnu Sunandar, Kamis, 18 Januari 2024 dalam audiensi di Gedung BSI Regional Aceh, Kamis 18 Januari 2024.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dema UIN Ar Raniry, Musawir yang ikut dalam pertemuan tersebut Wisnu Sunandar menjelaskan bahwa gangguan layanan terjadi akibat peningkatan sistem IT dan monitoring yang ketat untuk kondisi ATM yang berada di seluruh Aceh.
“Pak Wisnu Sunandar selaku Regional CEO BSI menyampaikan bahwa, BSI sangat fokus dalam peningkatan pelayanan m-banking, ATM dan lainnya, oleh karena itu penguatan pada sistem IT menjadi fokus utama dalam meningkatkan pelayanan kepada nasabah,” kata Musawir.
Musawir mengaku puas atas penjelasan yang disampaikan pihak BSI. Ia juga mengapresiasi langkat BSI dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia secara umum, dan Aceh secara khusus.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada Regional CEO BSI Aceh yang telah bekerja dengan sangat baik dan terus bergerak untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Aceh dengan produk- produknya,” pungkas Musawir.[]



