JANTHO | SAH – Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Besar menggalakkan pengajian sebelum memulai proses belajar mengajar di sekolah, setelah Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto menerbitkan Intrusksi Bupati (Inbup) Nomor 5478 tahun 2023 tanggal 29 November 2023 tentang program “Beut Siat”.
Setelah mengelurakan Inbup tersebut, Muhammad Iswanto bersama Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Aceh Besar Cut Rezky Handayani S.IP MM dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Besar Bahrul Jamil S.Sos, M.Si melakukan peninjauan langsung ke sekolah, Rabu, 6 Desember 2023.
Tinjauan pertama dilakuan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Darul Imarah. Iswanto juga memasuki kelas-kelas dan melihat langsung proses beut siat yang dilantunkan di setiap kelas yang ada di SMPN 1 Darul Imarah.
“Alhamdulillah, pihak sekolah telah menjalankan instruksi ini sesuai dengan harapan kita. Kita berharap kegiatan ini benar benar berkelanjutan, sebagai upaya bersama menciptakan anak didik yang memiliki karakter islami, sesuai dengan tuntutan syariat Islam,” katanya.
Iswanto menegaskan, monitoring akan terus dilakukan secara berkelanjutan, dengan melibatkan jajaran terkait di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar. Bukan hanya Pj Bupati yang turun ke lapangan, tapi juga pihak pihak yang ditunjuk oleh Disdikbud Aceh Besar, hingga program Beut Siat benar benar berjalan di lingkungan sekolah.
Iswanto mengakui jika sebenarnya ada sebagian sekolah sudah jauh-jauh hari melakukan pengajian rutin ini, bahkan dirinya sudah melihat beberapa sekolah pada hari Jum’at membaca surah yasin.
Iswanto menambahkan, jika nantinya ada yang perlu diperbaiki terkait dengan pendidikan, maka menurutnya nanti akan diperbaiki lagi secara bertahap sesuai dengan aturan yang berlaku. Jika ada program-program dari MPD akan diintegrasikan kembali, karena sekolah umum dan tahfiz selain dikelola oleh Disdikbud juga dikelola oleh MPD.
Sementara itu Bunda PAUD Aceh Besar Cut Rezky Handayani mengatakan, pemantauan itu dilakukan untuk membangun karakter anak mencintai Al Qur’an dan hadist sejak dari usia dini dengan pelajaran pertama yaitu membentuk karakter anak dan melatih pendengaran bagaimana anak-anak itu lebih cepat mendengar dan melihat dari pada kita ajar dikte, buku atau menurut silabus.
“Karakter yang diutamakan bagi anak itu adalah mencintai Allah SWT yang menciptakan segalanya merupakan pondasi di transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, karakter Itu yang kita kuatkan melalui inbup ini,” ungkapnya.
Acara peninjauan itu ikut dihadiri Ketua MPU Aceh Besar Tgk H Nasruddin M, Ketua MPD Aceh Besar Prof Dr Mustanir M Sc, Camat Darul Imarah M. Basir, S.STP, M.Si, dan Forkopimcam serta Komite SDN Lampeuneurut Ir. Haziman.[]



