Redaksi SAH

Terkait Kasus Fraud di Bener Meriah, Bank Aceh Koordinasi dengan Pihak Berwajib

Bank Aceh, Featured, Fraud, Pilihan, Polda Aceh

BANDA ACEH | SAH – Terkait kasus fraud di Cabang Bener Meriah, Bank Aceh bersikap tegas dan terus berkoordinasi dengan pihak berwajib. Bank Aceh menekankan komitmen kuat bank terhadap integritas dan penegakan hukum.

Penegasan itu disampaikan Humas Bank Aceh, Tarmizi, Selasa, 20 Mei 2025 terkait penahanan dua orang karyawan Bank Aceh Cabang Bener Meriah oleh pihak berwajib atas dugaan tindak pidana kasus pengelolaan kas ATM yang tidak sesuai prosedur dan menyebabkan kerugian hingga Rp 2,9 miliar,

Tarmizi menjelaskan, Bank Aceh memiliki kebijakan yang sangat ketat dan tidak memberikan toleransi sedikit pun terhadap segala bentuk tindakan kecurangan (fraud), korupsi, atau pelanggaran hukum lainnya. Tindakan yang merugikan bank, nasabah, atau pemangku kepentingan lainnya adalah pelanggaran serius yang akan ditindaklanjuti dengan tegas.

“Integritas adalah fondasi utama dari kepercayaan dalam industri perbankan, kami memandang serius setiap indikasi penyimpangan dan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan akuntabilitas dan keadilan,“ ujar Tarmizi.

Baca Juga: Pasien Penderita Thalasemia Masih Tinggi di Aceh

Tarmizi menambahkan, kasus yang terjadi di Bank Aceh Syariah Cabang Bener Meriah, yang saat ini sedang ditangani oleh pihak berwajib, merupakan contoh konkret dari komitmen Bank Aceh dalam menindaklanjuti dugaan pelanggaran. Bank Aceh telah melakukan investigasi internal secara menyeluruh sejak awal terdeteksi adanya potensi masalah. Bank juga memberikan dukungan penuh kepada pihak kepolisian dalam proses penyidikan.

“Penegakan hukum yang adil dan transparan adalah penting untuk menjaga kepercayaan publik dan menciptakan lingkungan bisnis yang sehat. Oleh karena itu, Bank Aceh akan terus bekerja sama dengan pihak berwajib untuk memastikan bahwa semua pihak yang terlibat dalam kasus ini dimintai pertanggungjawaban sesuai dengan hukum yang berlaku,” jelas Tarmizi.

Selain itu, kata Tarmizi Bank Aceh menyadari bahwa menjaga kepercayaan nasabah adalah prioritas utama. Bank Aceh menjamin bahwa dana nasabah aman dan Bank Aceh berkomitmen untuk terus memberikan layanan perbankan yang profesional dan terpercaya.

“Kami mengapresiasi kinerja pihak kepolisian dalam menangani kasus ini secara profesional dan transparan. Penegakan hukum yang tegas akan memberikan efek jera dan menjaga kepercayaan publik terhadap industri perbankan,” tambahnya.

Tarmizi mengimbau kepada seluruh nasabah Bank Aceh dan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak akurat. Bank Aceh  berkomitmen untuk terus meningkatkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) dan menjaga integritas dalam setiap aspek operasional.

“Kepercayaan dari nasabah dan masyarakat adalah aset yang sangat berharga, dan Bank Aceh akan terus berupaya untuk menjaganya dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.[]

Leave a Comment