BANDA ACEH | SAH – Masyarakat Adat dan Nusantara (MATRA) Aceh meminta kepada Majelis Adat Aceh (MAA) segera merespon postif perintah Gubernur Aceh Muzakkir Manaf (Mualem) untuk segera melakukan musyawarah pengusulan ketua dan pengurus MAA penggantian antar waktu periode 2021-2026.
Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) MATRA Aceh, Tuanku Warul Waliddin menanggapi Surat Gubernur Aceh Nomor 800.1.1.51/5122 yang ditujukan kepada MAA, 6 Mei 2025.
Menurut Tuanku Warul, instruksi Gubernur tersebut harus disikapi dengan cepat (quick response) oleh para petinggi MAA saat ini. Mengingat Majelis Adat Aceh punya peranan penting yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Keikhlasan berbagai pihak baik itu pengurus lama dan para pihak yang punya kepedulian dengan Pembangunan Adat Aceh yang suistanable (berkelanjutan) harus dilibatkan.
“Bila perlu MAA harus membuat semacam Kongres Raya memikirkan arah kemajuan MAA kedepan sehingga peran MAA betul-betul memberikan dampak kemajuan bagi pembangunan MAA. Tentunya dibutuhkan strategi yang matang dan terukur dalam mewujudkan kemajuan MAA Aceh dalam memajukan Adat dan Budaya Aceh. Kami Masyarakat Adat Nusantara Aceh siap mendukung dan berpartisipasi memberikan berbagai buah pikiran bila diperlukan,” tegasnya.
Tuanku Warul yang juga Pangulee Komando Aneuk Muda Alam Peudeung (Komandan) Al Asyi ini menambahkan, MAA bukan milik segelintir kelompok, MAA adalah Majelis Adat milik rakyat Aceh, diperlukan terobosan dan Program-program yang brilian dengan tidak meninggalkan legacy masa lalu sebagai pijakan menuju MAA yang suistanable dan visioner.
“Kita perlu orang-orang yang ikhlas dalam membangun adat dan kebudayaan Aceh. Sudah cukup kita terus tertinggal dari daerah lain. Adat dan budaya Aceh sangat kaya, jangan kita sia siakan dalam keterpurukan. Menteri Kebudyaan saat ini sangat intens membangun adat dan kebudayaan, MAA harus punya visi yang liniear terhadap program pembangunan kebudayaan ini. Kita harus memiliki satu semangat dan kebersamaan untuk membangun MAA Aceh yang berkelanjutan di masa depan,” pungkasnya.[]



