Redaksi SAH

Keracunan Zat Kimia Warga Suriah Dievakuasi ke Banda Aceh

Basarnas Banda Aceh, Evakuasi WNA, Featured, Pilihan, Selat Benggala, Warga Suriah

BANDA ACEH | SAH —  Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) Banda Aceh mengevakuasi Mustofa Hamoud (33)  warga negara Suriah yang mengalami keracunan zat kimia di Selat Benggala.

Kepala Basarnas Banda Aceh, Ibnu Harris Al Hussain mengungkapkan, Mustofa Hamoud merupakan anak buah kapal kargo DSM Everton. Kapal berbendera Barbados itu dari Saint Petersburg di Rusia menuju Gresik, Jawa Timur.

Evakuasi dialkukan berawal dari laporan agen kapal di Aceh yang menyampaikan ada anak buah kapal  DSM Everton yang tertelan zat kimia saat dalam pelayaran di perairan Selat Malaka. Ketika itu, korban haus, tetapi terminum cairan zat kimia. Evakuasi menggunakan kapal SAR KN Kresna di perairan Selat Benggala, Provinsi Aceh, pada Sabtu, 6 Juli 2024.

“Agen kapal tersebut meminta dilakukan evakuasi medis karena korban membutuhkan penanganan medis lebih lanjut. Permintaan tersebut ditindaklanjuti dengan mengirim tim SAR gabungan untuk mengevakuasi korban,” ungkap Ibnu Harris Al Hussain, Minggu, 7 Juli 2024.

Baca Juga: Banda Aceh dan Jerman Jajaki Kerja Sama Renewable Energy

Ibnu Haris menambahkan, evakuasi menggunakan kapal SAR KN Kresna dengan melibatkan tim Kantor Karantina Pelabuhan, Bea Cukai, Kepolisian, serta pihak terkait lainnya. Titik evakuasi berada 7,12 nautikal mile dari Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh.

Setelah berhasil menurunkan korban, tim SAR membawanya menggunakan KN Kresna menuju Pelabuhan Ulee Lheue dan selanjutnya dibawa menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin, Banda Aceh.

“Dengan selesainya evakuasi WNA tersebut, maka operasi SAR ditutup dan semua personel yang terlibat dikembalikan ke kesatuan atau instansi masing-masing,” tegasnya.[]

Leave a Comment