PORT MORESBY | SAH — PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menyalurkan bantuan masa pemulihan pasca terjadinya bencana tanah longsor di Papua Nugini. Bantuan diserahkan langsung Tim tanggap bencana PT PIM yang diterima oleh Duta Besar Indonesia untuk Papua Nugini Andriana Supandy, di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Port Moresby didampingi oleh Para Pejabat Utama KBI, Selasa, 8 Oktober 2024.
Duta Besar Indonesia untuk Papua Nugini Andriana Supandy dalam sambutannya mengucapkan rasa terima kasih atas partisipasi dan kepedulian PT Pupuk Iskandar Muda yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) telah menyerahkan secara langsung bantuan kemanusiaan ke Papua Nugini.
“Hal ini tentu sangat bermanfaat bagi hubungan baik kedua Negara dan meningkatkan hubungan diplomatik antara Indonesia dan Papua Nugini. Kami mendoakan agar PT Pupuk Iskandar Muda dan juga Pupuk Indonesia Group terus diberikan kelancaran dalam operasional sehingga dapat terus meningkatkan produksi pupuk dalam memenuhi kebutuhan Nasional,” ujar Andriana.
Baca Juga: Tjut Nyak Dhien Pidie Jaya Siap Menangkan Pasangan Sabar
Sementara itu perwakilan PT Pupuk Iskandar Muda, Dedi Ikhsan menjelaskan, bantuan yang diserahkan meliputi paket biaya untuk pembelian material berupa semen, pasir dan batako dalam rangka pembangunan kembali bangunan atau sarana prasarana yang rusak karena bencana tanah longsor. Di samping itu juga diserahkan bantuan berupa paket Medical Kit dan juga bantuan sejumlah pakaian anak dan dewasa.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap bencana yang terjadi dan mengakibatkan sekitar 2.000 jiwa tertimbun tanah longsor di beberapa titik di Negara Papua Nugini. Kepedulian perusahaan dalam jangkaun Internasional ini suatu aksi kemanusiaan bagi korban yang terdampak bencana,” jelasnya.
Dedi berharap bahwa keterlibatan International Committee of the Red Cross (ICRC) dan Papua Nugini Red Cross dalam penyaluran bantuan secara langsung kepada korban nantinya. Dan akan membantu menjangkau pada titik titik bencana yang sulit untuk ditempuh.[]



