Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof Dr Mujiburrahman MAg mengapresiasi kinerja Bank Aceh yang tetap mencatat pertumbuhan pada awal 2026, di tengah proses pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda Aceh pada akhir tahun lalu.

Redaksi SAH

Rektor UIN Ar-Raniry Apresiasi Kinerja Bank Aceh di Tengah Pemulihan Pascabencana

Bank Aceh, Featured, Kinerja Bank Aceh, Prof Mujiburrahman, Rektor UIN Ar-Raniry

BANDA ACEH | SAH  – Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof Dr Mujiburrahman MAg mengapresiasi kinerja Bank Aceh yang tetap mencatat pertumbuhan pada awal 2026, di tengah proses pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda Aceh pada akhir tahun lalu.

Menurut Mujiburrahman, capaian tersebut menunjukkan ketahanan lembaga keuangan daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong pemulihan masyarakat.

“Kinerja ini mencerminkan kemampuan adaptasi yang baik dengan  dukungan kepemimpinan yg tangguh dan profesional. Bank Aceh tidak hanya menjaga pertumbuhan, tetapi juga berkontribusi pada pemulihan ekonomi masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (14/4/2026).

Berdasarkan laporan keuangan kuartal I 2026 per 31 Maret, Bank Aceh mencatat total aset sebesar Rp29,89 triliun atau tumbuh 2,19 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp29,25 triliun.

Dari sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp25,17 triliun atau naik 2,47 persen secara tahunan. Sementara penyaluran pembiayaan tumbuh 3,14 persen menjadi Rp21,20 triliun.

Pembiayaan tersebut difokuskan pada sektor produktif, terutama untuk mendorong pemulihan usaha masyarakat terdampak bencana.

Mujiburrahman menilai, peran Bank Aceh sebagai bank daerah menjadi semakin strategis dalam situasi pemulihan.

Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas pembiayaan serta memperluas akses ke sektor produktif.

Ia juga mendorong penguatan sinergi antara sektor perbankan dan perguruan tinggi.

“Kolaborasi dengan kampus penting, baik dalam penguatan literasi keuangan maupun pengembangan kewirausahaan berbasis riset, agar pemulihan ekonomi berlangsung lebih berkelanjutan,” ujarnya.

Di tengah tekanan pascabencana, pertumbuhan kinerja Bank Aceh menjadi salah satu indikator stabilitas ekonomi daerah yang tetap terjaga. []

Leave a Comment