Redaksi SAH

340 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Aceh

Featured, Kapolda Aceh Achmad Kartiko, Kecelakaan Lalu Lintas, Operasi Patuh Seulawah

BANDA ACEH | SAH —  Integrated Road Safety Management System (IRSMS) Polda Aceh mencatat dari Januari sampai Juni 2024 telah terjadi 1.974 kasus kecelakaan lalu lintas di Aceh, 340 orang meninggal dunia, 121 orang luka berat, 2.895 orang luka ringan, kerugian materil diperkirakan mencapai Rp5.322.850.000.

Hal itu diungkapkan Kapolda Aceh, Irjen Pol Achmad Kartiko, usai irup pergelaran pasukan operasi patuh Seulawah 2024, Senin, 15 Juli 2024. Ia merincikan, ada tujuh pelanggaran yang menjadi prioritas pada pelaksanaan operasi patuh Seulawah di antaranya, pengemudi atau pengendara ranmor yang menggunakan ponsel saat berkendara.

Lalu, pengemudi atau pengendara ranmor yang masih di bawah umur, pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI dan pengemudi ranmor yang tidak menggunakan safety belt.

Kemudian, pengemudi atau pengendara ranmor dalam pengaruh atau mengonsumsi alkohol, pengemudi atau pengendara ranmor yang melawan arus, dan pengemudi atau pengendara ranmor yang melebihi batas kecepatan.

Baca Juga: Komitmen Kampanyekan Antikorupsi Bank Aceh Raih Penghargaan KPK

Operasi patuh Seulawah 2024 selama 14 hari mulai tanggal 15 hingga 28 Juli, dengan melibatkan instansi terkait seperti TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan Aceh, dan Jasa Raharja. Untuk wilayah Polda Aceh, personel yang dilibatkan berjumlah 700 orang, terdiri dari Polda 130 personel, dan instansi jajaran 570 personel.

“Direktorat Lalu Lintas Polda Aceh dan Satlantas jajaran akan mengedepankan tindakan preemtif, preventif, dan gakkum lantas yang berfokus pada situasi lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kemacetan, pelanggaran dan laka lantas yang tentunya harus dilakukan sesuai dengan SOP, simpatik, humanis, dan profesional,” jelasnya.[]

Leave a Comment