Redaksi SAH

8.807 Pelamar Ikut Seleksi PPPK Pemerintah Aceh

Featured, Pemerintah Aceh, Seleksi PPPK

BANDA ACEH | SAH – Sebanyak 8.807 pelamar mengikuti Seleksi Kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2023 Pemerintah Aceh.

Pemerintah Aceh membuka 3.408 formasi, terdiri dari 2.494 formasi untuk PPPK Guru, 254 untuk formasi tenaga kesehatan dan 660 untuk formasi tenaga teknis. Dari kebutuhan 660, jumlah pendaftar PPPK Teknis mencapai 4.076. Selanjutnya PPPK Nakes, dari kebutuhan 254, jumlah pendaftar formasi ini mencapai 1.285. sedangkan di PPPK Guru, dari tota 2.494 formasi yang dibuka, jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 3.385.

Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh Iskandar AP, usai meninjau pelaksanaan Seleksi Kompetensi PPPK Pemerintah Aceh tahun 2023, di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Rabu sore, 15 November 2023 mengungkapkan, sistem yang dibangun oleh Badan Kepegawaian Aceh (BKA) pada pelaksanaan seleksi kompetensi PPPK bertujuan untuk menghasilkan para tenaga PPPK yang benar-benar berkualitas. Dengan tujuan, saat lulus dan bertugas para tenaga PPPK bisa bekerja maksimal dalam mendukung kinerja birokrasi Pemerintah Aceh.

“Sistem seleksinya sangat baik, mulai dari alur masuk hingga penggunaan CCTV untuk memonitor kemungkinan-kemungkinan terjadinya kecurangan. Hasilnya ujian juga langsung bisa dilihat setelah para peserta keluar dari ruang ujian CAT. Kita semua tentu optimis dengan System seperti ini, maka tenaga PPPK yang lulus benar-benar sesuai dengan yang kita harapkan, sehingga saat bekerja nanti, mereka bisa bekerja maksimal dalam mendukung kinerja birokrasi dfi jajaran Pemerintah Aceh,” ujar Iskandar.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Aceh Abdul Qohar, menjelaskan, proses seleksi berlangsung dengan pengawasan ketat. Sebelum memasuki lokasi ujian, para peserta akan menuju ke ruang tunggu. Selanjutnya, para peserta akan dipersilahkan untuk menitipkan seluruh barang bawaan ke ruang penyimpanan tas.

Selanjutnya, panitia akan melakukan body checking pada setiap peserta. Setelah dinyatakan steril oleh petugas, para peserta kemudian diarahkan ke tenda ruang steril sebelum memasuki lokasi ruang ujian, di Aula BPSDM Aceh.

“Proses seleksi sangat ketat, sama seperti proses tes CPNS. Sistem yang kita bangun ini semaksimal mungkin mencegah kemungkinan terjadinya kecurangan seperti joki dan bentuk-bentuk kecurangan lainnya,” ujar Abdul Qohar.[]

Leave a Comment