Redaksi SAH

Fespati Aceh Kirim Atlet Berlaga di Turki

Dayah Wakaf Barbate, Featured, Fespati Aceh, KORMI Aceh, Lomba Panahan

JANTHO | SAH —  Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia (Fespati) Aceh akan mengirim atlet untuk berlomba di Turki. Hal itu disampaikan Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Fespati Aceh, Berry Darman Saragih pada lomba panahan yang digelar Fespati Aceh di Dayah Wakaf Barbate, Blangbintang, Aceh Besar.

Berry Darman Saragih mengatakan, lomba dilaksanakan sebagai ajang silaturahmi pegiat olahraga panahan terutama pada lintas dayah/pesantren di Provinsi Aceh. Lomba yang digelar sejak Sabtu, 9 Maret 2024 itu diikuti 73 peserta dari Aceh Besar, Banda Aceh, Pidie, dan Aceh Barat. Perlombaan terdiri kategori anak-anak putra-putri 15 meter, dewasa putra 25 meter, dan dewasa putri 25 meter, dan beregu.

“Musabaqah Rimayah akan dilaksanakan 3 atau 4 sesi dalam satu tahun namun akan didiskusikan lagi dengan Pengurus Fespati Aceh, terkait kesiapan pelaksanakannya,” katanya.

Pada kesempatan tersebut juga diperkenalkan seorang pegiat panahan Fespati Aceh atas nama Muntasar yang akan mengikuti event panahan internasional di Turki pada Mei 2024.

Sekretaris Umum Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Aceh, Hj Marliah Usman mengatakan Fespati Aceh merupakan salah satu Inorga yang paling aktif dalam melaksanakan event-event panahan. Bahkan Ketua Umum KORMI Nasional, Hayono Isman sangat mengapresiasi keaktifan Fespati Aceh dalam mengembangkan panahan di provinsi ini.

Sementara itu Ketua Yayasan Dayah Wakaf Barbate Islamic City (YWBIC), Sofyan A. Gani, mengatakan, Dayah Wakaf Barbate baru berjalan dua tahun dan memiliki 38 santri yang semuanya tersebar dalam 14 kabupaten/kota dalam Provinsi Aceh.

Dayah Wakaf Barbate mengundang calon santri dari kalangan fakir, miskin, yatim, piatu dan muallaf. Semuanya akan diverifikasi langsung oleh Pengurus Wakaf Barbate dan semuanya dibebaskan dari biaya selama pendidikan di Dayah Wakaf Barbate.

Sofyan menambahkan, santri Dayah Wakaf Barbate baru aktif melatih para santri memanah selama satu tahun terakhir. Pada rentang waktu itu anak-anak juga aktif mengikuti event panahan di luar dayah.

“Kami mengharapkan anak-anak kami lebih istiqamah dalam olahraga panahan, kita harapkan juga mereka bisa mengharumkan nama Aceh di kancah nasional dan internasional,” kata Sofyan.[]

Leave a Comment