BANDA ACEH | SAH — Mubadala Energy (South Andaman) RSC Ltd akan melakukan pengeboran sumur kedua di lepas pantai Aceh. Pengeboran ini merupakan kelanjutan dari pengeboran sumur layaran satu yang telah berhasil.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh, Mahdinur, Kamis, 14 Maret 2024. Ia menjelaskan, pengeboran tersebut merupakan bagian dari kegiatan eksplorasi untuk memastikan cadangan minyak dan gas (Migas) di bawah bumi.
Pengeboran sumur kedua akan dimulai pada April 2024. Proses eksplorasi Migas ini membutuhkan beberapa tahapan dan waktu yang lama. Bahkan, tahap eksplorasi pertama, yaitu pencarian cadangan Migas, membutuhkan waktu sekitar 10 tahun dari total 30 tahun kontrak Migas.
Mahdinur menambahkan, jika pengeboran sumur kedua ini berhasil, Mubadala Energy selanjutnya akan mulai melakukan kajian-kajian selama lima tahun. Jika eksplorasi ini berhasil, juga akan memberikan banyak manfaat bagi daerah, diantaranya seperti peningkatan pendapatan dan penciptaan lapangan kerja.
“Kita harapkan masyarakat Aceh dapat mempersiapkan diri untuk menjadi tenaga kerja di sektor Migas dengan meningkatkan skill dan kemampuan mereka. Pemerintah Aceh akan mendukung penuh kegiatan eksplorasi Migas ini dengan memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi investor,” jelas Madinur.[]



