Redaksi SAH

Pemerintah Aceh Mulai Antisipasi Darurat Pangan

Darurat Pangan, Featured, Ketahanan Pangan, Pemerintah Aceh

BANDA ACEH | SAH – Untuk mengantisipasi darurat pangan, Pemerintah Aceh mempercepat penanaman padi dan peningkatan produksi, serta mempercepat implementasi langkah strategis.

Hal itu mengemuka dalam rapat koordinasi (Rakor) yang digelar di ruang Serba Guna Sekretariat Daerah (Setda) Aceh, Kamis, 21 Maret 2024. Dalam Rakor tersebut Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah menjelaskan dari Januari hingga Maret, luas tambah tanam Aceh telah melampaui target dengan total 181.257 hektar, surplus sebesar 6.070 hektar.

Bustami juga menyoroti upaya optimalisasi lahan rawa yang dilakukan bekerja sama antara Kementan dan TNI. Program ini bertujuan untuk memperluas area pertanian, dengan optimalisasi lahan seluas 11.557 hektar di tujuh kabupaten di Aceh. Selain itu, sistem pompanisasi akan mengairi lahan seluas 28.495 hektar, dan tumpang sisip padi gogo akan dilakukan di lahan seluas 29.371 hektar.

Bustami optimis Aceh dapat meningkatkan produksi padi dibandingkan tahun sebelumnya, serta berupaya untuk membuat surplus lebih optimal. Untuk mendukung upaya tersebut, dia menekankan pentingnya memanfaatkan mesin pertanian, memastikan ketersediaan benih berkualitas, dan memberikan bantuan pupuk kepada petani.

Bustami juga mengingatkan bahwa ketahanan pangan memiliki peran strategis dan politis dalam pembangunan nasional. Tantangan utama yang dihadapi, terutama fluktuasi iklim yang dapat memengaruhi kualitas pertumbuhan tanaman.

“Fluktuasi iklim yang mempengaruhi kualitas pertumbuhan tanaman menjadi tantangan utama mewujudkan ketahanan pangan. Akibat dari kondisi darurat pangan yang disebabkan oleh dampak El Nino, produksi pertanian di Indonesia kini menurun dan harga pangan meningkat,” katanya.[]

Leave a Comment