Artificial Intelligence Berisiko Menimbulkan Distorsi Budaya
BANDA ACEH | SAH — Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) tidak hanya memengaruhi cara manusia bekerja dan berkomunikasi, tetapi juga berpotensi mengubah kebudayaan. Hal itu menjadi sorotan utama dalam orasi ilmiah Prof Dr Phil Abdul Manan, Guru Besar Ilmu Antropologi Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh, pada acara Yudisium Mahasiswa Magister dan ...





