JAKARTA | SAH – Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menilai stabilitas sistem keuangan triwylan IV- 2023 tetap terjaga di tengah resiko perlambatan ekonomi dunia dan ketodak pastian keuangan global.
Asisten Gubernur Bank Indonesia, Erwin Haryono melalu keterangan tertulis No.26/18/DKom, Selasa, 30 Januari 2024 mengungkapkan, stabilitas sistem keuangan Indonesia didukung oleh kondisi perekonomian dan sistem keuangan domestik yang resilien, serta koordinasi dan sinergi KSSK yang terus diperkuat.
“Dengan perkembangan tersebut, kondisi perekonomian dan sistem keuangan domestik secara keseluruhan tahun 2023 terjaga baik dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” jelasnya. Menteri Keuangan Srimulyani, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar, dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purba Yudhi Sadewa dalam rapat berkala KSSK I – 2024, Senin, 29 Januari 2024 berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan sinergi, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko perlambatan ekonomi dan berlanjutnya ketidakpastian global di tahun 2024, termasuk rambatannya pada perekonomian dan sektor keuangan domestik.[]



